Monday, 29 October 2012

Never Bring up Mistakes of the Past

It can be very hurting for another person to be reminded of past mistakes. In Islam, it is generally not recommended to dwell on the past. One may remember errors that were made so that they are not repeated, but this should not be done excessively. Certainly, as humans, we are not in the position to judge another person. Advice may be given, but not in a harmful manner.



Saturday, 27 October 2012

Silliness is essential, lighten up


This are good joys & optimistical views of marriage

By getting married you are not just getting a wife, you are getting your whole world. 

From now until the rest of your days your wife will be your partner, your companion, and your best friend. She will share your moments, your days, and your years. She will share your joys and sorrows, your successes and failures, your dreams and your fears. When you are ill, she will take the best care of you; when you need help, she will do all she can for you; When you have a secret, she will keep it; when you need advice, she will give you the best advice. She will always be with you: when you wake up in the morning the first thing your eyes will see will be hers; during the day, she will be with you, if for a moment she is not with you by her physical body, she will be thinking of you, praying for you with all her heart, mind, and soul; when you go to sleep at night, the last thing your eyes will see will be her; and when you are asleep you will still see her in your dreams. In short, she will be your whole world and you will be her whole world.

http://www.facebook.com/purematrimony

Friday, 26 October 2012

Have we reach this point yet?

The Prophet (sallAllaahu 'alayhi wa sallam) said:

"A time will come on people when they gather in the mosque (for prayer) and no one among them will be a Momin." 

[Mustadrak al Hakim 8365, Ad Dhahabi said as per the conditions of Bukhari and Muslim]

•► There is a difference between Muslim and Momin, Muslim are those who just believe by their tongue and Momin are those who believe by their tongue and heart both.

https://www.facebook.com/iloveallaah?ref=stream

Titian Sirat



"Apa itu TITIAN SIRAT ????!"

As-Sirat dari sudut bahasa bermaksud jalan. Manakala dari sudut syariat ianya merupakan satu jambatan yang dibentang merentasi Neraka Jahannam; untuk manusia menyeberanginya menuju ke Syurga.

Dan tiada seorangpun di antara kamu melainkan akan sampai kepadanya (Neraka Jahannam); (yang demikian) adalah satu perkara Yang mesti (berlaku) Yang telah ditetapkan oleh Tuhanmu. (Maryam : 71)

Dalil: Tidak akan menyeberangi titian Sirat melainkan orang Mukmin.

Dari Abi Said Al-Khudriy r.a dari Nabi s.a.w : “…Maka orang mukmin akan melaluinya seperti kerdipan mata; (ada yang) seperti kilat dan taufan, seperti burung, seperti kuda dan tunggangan yang terbaik; maka yang berjaya selamat sampai, yang tersiat dihantar, yang terkait berada dalam neraka…” Sebahagian dari hadith riwayat Muslim

Dari hadith Abi Hurairah dan Huzaifah r.a : “…berjalan bersama mereka amalan mereka dan nabi kamu berada di atas titian sirat dalam keadaan berkata: “Ya Tuhan, selamatkan! Selamatkan!”, sehingga lemahnya amalan hamba-hamba dan sehingga datang seorang lelaki yang tidak mampu berjalan melainkan merangkak” Sebahagian dari hadith riwayat Muslim

Dari Abi Hurairah r.a sesungguhnya Rasulullah s.a.w bersabda: “…dibentangkan titian Sirat di antara Neraka Jahannam, maka akulah dan ummatku yang pertama menyeberanginya. Tidak berkata-kata pada ketika itu kecuali para rasul dan doa mereka ialah : “Ya Allah, selamatkan, selamatkan!” Riwayat Bukhari

|Fudhal bin iyadh brkata prjalanan di sirat memakn mase 15000 tahun. 5000 tahun menaik,5000 tahun mndatar dn 5000 tahun manaik,ada makhluk yg melitasinya sprt kilat,sprti ANGIN, menunggang binatang korban dn brjaln kaki. ade yg tdk dpt memelpsinya dsebabkn api nrka sntiase mnrik kaki mrka, lalu mrka JATUH ke dlmnya|

Orang pertama melalui sirat ialah Nabi Muhammad SAW yang mengepalai umat lain.

Sabda Rasulullah bermaksud: “Dan direntangkan sirat di antara dua jurang neraka jahanam, maka akulah Rasul pertama yang melaluinya bersama umatku yang lulus.”

Tahap kelajuan seseorang mukmin meniti titian itu bergantung kepada tahap keimanan dan amal masing-masing. Semakin tinggi keimanan dan amalan, kian laju menuju titian itu. Perjalanan semua manusia di atas Sirat Mustaqim adalah berbagai diantaranya ialah :

Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat sepantas kilat.
Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat seperti tiupan angin.
Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat seperti burung terbang.
Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat seperti kelajuan kuda lumba.
Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat sepantas lelaki perkasa.
Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat sepantas binatang peliharaan.
Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat dalam tempoh sehari semalam.
Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat selama satu bulan.
Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat selama bertahun-tahun.
Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat selama 25 ribu tahun.
semua kiraan masa adalah mengikut kiraan masa dunia.

Diantara tips untuk melepasi Titian Sirat Mustaqim

Dalam sebuah hadith panjang riwayat Imam Muslim daripada Abu Hurairah r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud

“Dan diletakkan sebuah jambatan di atas neraka jahannam, lalu aku dan umatku menjadi orang pertama yang meniti di atasnya. Rasul-rasul berdoa pada hari itu : ‘Ya ALLAH, selamatkan, selamatkan.’ Di kanan kirinya ada pengait-pengait seperti duri pokok Sa’dan. Pernahkah kalian melihat duri pokok Sa’dan?” Para sahabat menjawab, “pernah, wahai Rasulullah.”

Baginda melanjutkan : “Sesungguhnya pengait itu seperti duri poko Sa’dan, namun hanya ALLAH yang tahu besarnya. Maka ramai manusia yang disambar dengan pengait itu sesuai dengan amal perbuatannya di dunia.”
Suasana pada saat itu pastinya mengerikan. Suara teriakan, jeritan meminta tolong, tangisan, dan ketakutan terdengar dari pelbagai arah. Lebih mengerikan suara gemuruh api neraka dari bawah sirat yang siap menelan orang terjatuh ke dalamnya. Tidak henti-henti Rasulullah s.a.w. dan nabi-nabi yang lain termasuk juga malaikat berdoa untuk keselamatan manusia,

“Ya ALLAH, Selamatkan, Selamatkan.”

Setiap muslim wajib menjadikan kepercayaan kepada perkara ini sebagai aqidahnya. Berkenaan dengan sifat titian ini,

Rasulullah s.a.w. pernah bersabda mafhumnya : “Ia ialah sebuah jalan yang sangat licin, kaki sulit sekali berdiri di atasnya.”

(Riwayat Imam Muslim daripada Abu Said Al-Khudri)

Dalam hadith Ahmad daripada Aisyah r.h.a., Rasulullah s.a.w. menyifatkan bahawa sifat titian itu adalah lebih tipis daripada rambut dan lebih tajam daripada pedang.Sirat di akhirat ini wujud hasil daripada titian hidup yang kita pilih selama tinggal di dunia. Oleh sebab itu, siapa yang memilih jalan ALLAH, sambil berpegang teguh dengan syariat Islam, maka sirat di akhirat ini akan mudah dilalui untuk sampai ke syurga idaman.Sebaliknya, siapa yang enggan melalui jalan ALLAH ini, lalu memilih jalan hidup yang bebas daripada aturan halal-haram, maka hari itu sirat yang akan dilaluinya menjadi sangat sempit dan sukar dilalui. Golongan ini akan tergelincir dari titian lalu jatuh melayang-layang ke dalam neraka jahannam selama-lamanya.

Rasulullah s.a.w. pernah menyebut beberapa amalan yang dapat menjamin keselamatan seseorang melintas di atas sirat. Antaranya adalah :

~Banyakkan bersedekah
~Melazimkan diri hadir ke masjid

Beberapa amalan buruk dapat merencatkan kelancaran perjalanan seseorang di atas titian sirat:

1. Membuat tuduhan dusta kepada seorang Mukmin.
Abu Daud meriwayatkan daripada Muaz bin Anas al-Juhani, sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud :
“Sesiapa yang menjaga seorang Mukmin daripada gangguan munafik, maka ALLAH akan mengutus seorang malaikat untuk menjaga tubuhnya daripada api neraka jahannam, dan sesiapa yang membuat tuduhan (dusta) kepada seorang Mukmin untuk memburukkan namanya, maka ALLAH akan menghentikan langkahnya di atas sirat hingga ia bersedia melepaskan tuduhan tersebut.”

*Termasuk membuat tuduhan dusta ialah menyokong tuduhan tersebut dan menyebarkannya dalam kalangan masyarakat untuk merosakkan nama baik atau reputasi orang yang dituduh. Justeru, berhati-hatilah dalam menapis tiap berita dan cerita yang kita terima. Lebih-lebih lagi bila berkaitan dengan dosa seperti zina dan liwat. Kita memohon agar ALLAH membersihkan umat kita daripada sikap-sikap yang tidak sihat ini.


SILA TAG DAN SEBARKAN KEPADA RAKAN-RAKAN

P/S: Sesungguhnya malaikat tidak pula rehat dan sentiasa menulis pahala setiap perbuatan mulia kita

Tuesday, 23 October 2012

The First


Poetry 'The Beauty of Deen'

“Physical attraction without deen is like food thats not clean.
People get confused between beauty and Deen
Coz if her deen's in check she's a beautiful Queen
Who would wake you up to pray, yes disturbing your dreams
sprinkle water on your face 
making sure you're awake.
She knows patience, respect and real love
She always speaks the truth, she's someone you can trust.
because she follows the teachings of Allah and his Messenger(pbuh) and applies it in her life.
Because the beauty of her deen will last forever
but the beauty of her skin will eventually wither…”





From https://www.facebook.com/purematrimony

7 Mata


Sunday, 21 October 2012

Hereafter

Allah berfirman (artinya), 

"Barangsiapa yang menghendaki keuntungan di akherat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barangsiapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bagian pun di akherat.” 

{QS. Asy-Syuura: 20}


# Advantage 

# Allah said (that), "he who desires the benefit in the hereafter we will add it to her advantage and whoever wants the advantages in the world we give him some of the profits of the world and there is nothing for him a passage on the hereafter."
{QS. Al-Syuura: 20} 

* Make the purpose of the main advantages of the hereafter, then surely the world benefits followed him, while if the destination we only benefit the world.We just get the world as Allah promised in paragraph above, but no portion in the hereafter for us ... 

Yg memaafkan


Saturday, 20 October 2012

Sampaikan walau 1 ayat


Rasulullah sallallahu alaihi wasallam berwasiat kepada para sahabat, " 

Wahai sahabatku, Kalian berada disuatu zaman yang jika salah seorang dari kalian meninggalkan sepersepuluh dari apa yang diperintahkan, maka dia akan binasa, kemudian akan tiba suatu zaman barang siapa diantara kalian yang beramal sepersepuluh dari apa yang diperintahkan kepadanya, maka dia akan selamat."(HR.Tirmizdi)

“Sesungguhnya Allah telah menetapkan kebaikan dan keburukan, kemudian menjelaskan keduanya. Barangsiapa hendak melakukan kebaikan dan dia tidak jadi melakukannya, Allah akan mencatat disisi-Nya satu kebaikan yang sempurna. Dan bila ia hendak melakukan kebaikan dan benar-benar melakukannya, niscaya Allah akan mencatat di sisi-Nya sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat, bahkan berlipat ganda banyaknya. 

Dan jika ia hendak melakukan keburukan dan kemudian tidak jadi melakukannya, Allah akan mencatat di sisi-Nya satu kebaikan dan jika ia hendak melakukan keburukan kemudian benar-benar melakukannya, maka Allah akan mencatat di sisi-Nya satu keburukan saja. (HR. Bukhari dan Muslim).

Cinta & Kasih Sayang


My Life plan


INDAHNYA RUPA FIZIKAL RASULULLAH S.A.W


Hadith-hadith ini telah disalin dari kitab yang sangat terkenal iaitu kitab Syama’il Muhammadiyah (kesempurnaan Nabi Muhammad) yang disusun oleh Imam at-Tirmidzi. Kitab ini menyenaraikan sifat-sifat fizikal, sifat-sifat akhlaq dan cara kehidupan Nabi Muhammad SAW secara agak terperinci.

Hadith 1:

Jabir bin Samurah radhiAllahu `anhu berkata:
“Aku melihat Rasulullah pada suatu malam yang diterangi bulan purnama. Pada waktu itu, Baginda memakai pakaian berwarna merah. Aku memandang Baginda dan bulan silih berganti. Bagiku, Baginda lebih indah daripada bulan purnama” (HR at-Tirmidzi)

Hadith 2:

Anas bin Malik radhiAllahu `anhu berkata:
“Rasulullah bukanlah orang yang terlalu tinggi, namun bukan juga terlalu pendek, (kulitnya) tidak putih pucat juga tidak sawo matang, (rambutnya ikal) tidak terlalu kerinting dan tidak juga lurus. Baginda diutus oleh ALLAH menjadi Rasul pada usia empat puluh tahun. Baginda diwafatkan oleh ALLAH dalam usia enam puluh tahun, dalam keadaan tidak sampai 20 helai uban yang terdapat di kepala dan janggutnya.” (HR al-Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi)

Hadith 3:

Anas bin Malik radhiAllahu `anhu berkata:
“Rasulullah adalah seorang yang mempunyai tubuh yang sedang, tidak tinggi dan tidak rendah, bentuk tubuhnya bagus. Rambutnya tidak kerinting dan tidak lurus. Warna kulit Baginda putih kemerahan. Jika berjalan, pergerakannya condong ke hadapan.” (HR al-Bukhari dan at-Tirmidzi)

Hadith 4:

Al-Bara’ bin `Azib radhiAllahu `anhu berkata:
“Rasulullah merupakan seorang lelaki yang bertubuh sederhana (tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah), jarak antara kedua-dua bahunya lebar (bahunya bidang). Rambut yang lebat terurai ke bahu sampai ke telinganya. Apabila Baginda memakai pakaian berwarna merah, aku tidak pernah melihat seorang pun yang lebih tampan daripadanya.” (HR at-Tirmidzi, al-Bukhari, Muslim, Abu Daud)

Hadith 5:

Al-Bara’ bin `Azib radhiAllahu `anhu berkata:
“Aku tidak pernah melihat orang yang memiliki rambut yang menyentuh sehingga bawah telinga (antara cuping telinga dan bahu), dengan memakai pakaian yang berwarna merah, yang lebih tampan daripada Rasulullah. Baginda memiliki rambut yang mencecah kedua-dua bahunya. Kedua-dua belah bahu Baginda bidang. Baginda bukanlah seorang yang rendah dan bukan juga tinggi.” (HR Muslim, Abu Dawud dan at-Tirmidzi)

Hadith 6:

Ali bin Abi Talib radhiAllahu `anhu berkata:
“Rasulullah tidak tinggi dan tidak rendah. Telapak tangan dan kakinya terasa tebal (dagingnya) namun lembut. Kepalanya besar, tulang sendi besar. Terdapat bulu yang jelas dari dada sehingga pusatnya. Apabila Baginda berjalan, pergerakannya condong ke hadapan seolah-olah sedang turun dari tempat yang tinggi. Tidak pernah aku lihat orang yang setanding dengan Baginda, samada sebelum (Baginda lahir) mahupun selepas (Baginda meninggal dunia)” (HR at-Tirmidzi)

Hadith 7:

Ali bin Abi Talib radhiAllahu `anhu bercerita tentang sifat Rasulullah sallAllahu `alaihi wasallam:
Rasulullah tidak terlalu tinggi dan tidak juga terlalu pendek. Baginda bertubuh sederhana dalam kalangan kaumnya. Rambutnya tidak kerinting bergulung dan tidak juga lurus kaku, melainkan ikal beralun. Badannya tidak gemuk, bentuk wajahnya tidak bulat, tetapi bujur telur.
Kulitnya putih kemerah-merahan. Matanya hitam pekat dan bulu matanya lentik. Tulang sendinya gagah, bahunya bidang. Badannya bersih daripada bulu dan rambut, tetapi mempunyai bulu yang memanjang dari dada sampai pusat. Telapak tangan dan kakinya terasa tebal.
Apabila Rasulullah berjalan, pergerakannya kelihatan tegap (kakinya diangkat dengan kekuatan), seolah-olah Baginda sedang turun dari tempat yang tinggi. Apabila Baginda berpaling, kedua-dua bahunya berpaling serentak (seluruh badannya turut berpaling). Di antara kedua-dua bahunya, terdapat khatamun-nubuwwah, iaitu tanda kenabian nabi. Rasulullah merupakan seorang manusia yang hatinya paling pemurah. Baginda adalah orang yang kata-katanya paling jujur.
Manusia yang perangainya paling lembut dan paling ramah dalam pergaulan. Sesiapa yang melihatnya buat kali pertama, pasti akan menaruh rasa hormat dan segan kepadanya. Sesiapa yang berkenalan dengan Baginda tentu nanti akan mencintainya. Orang yang menceritakan sifat Rasulullah, tentunya akan berkata “Belum pernah aku melihat seseorang yang setanding dengannya, samada sebelum kelahirannya ataupun sesudah Baginda meninggal dunia.” (HR at-Tirmidzi)

Hadith 8:

Hasan bin Ali berkata, “Aku pernah bertanya mengenai sifat Rasulullah kepada pakcikku yang bernama Hind bin Abu Halah (yang memiliki nama samaran Abu `Abdullah). Hind bin Abu Halah adalah orang yang banyak mengetahui sifat Rasulullah. Aku sangat berharap Hind dapat menceritakan beberapa sifat Rasulullah kerana aku mahu mencontohi Baginda.
Inilah yang dikisahkan oleh Hind:
“Rasulullah adalah seorang lelaki yang berwibawa. Wajahnya cerah berseri bagaikan rembulan yang bersinar pada malam hari. Baginda lebih tinggi daripada orang yang sederhana dan lebih rendah daripada orang yang tinggi. Kepalanya besar (padan dengan dadanya yang bidang dan tubuhnya gagah).
Rambutnya beralun. Apabila rambut bahagian depannya terurai, Baginda membuat belahan dua. Jika tidak membelah dua, hujung rambutnya dibiarkan sampai cuping telinga, namun tidak melepasi had itu. Rasulullah menjadikan rambutnya sebagai wafroh (rambut tidak lebih telinga). Warna kulitnya putih kemerah-merahan.
Dahinya luas. Keningnya panjang melengkung bagaikan dua busur panah yang terpisah. Di antara kedua-dua keningnya, ada urat yang kelihatan memerah ketika sedang marah. Hidung Rasulullah mancung, di hujung hidungnya ada cahaya yang memancar, sehinggakan orang yang melihatnya betul-betul, akan menyangka hidung Baginda lebih mancung (daripada yang sebenarnya).
Janggutnya tebal, kedua-dua pipinya mulus, mulutnya lebar. Giginya agak jarang, namun teratur rapi. Bulu dadanya halus. Lehernya indah, tegak dan kuat.
Bentuk tubuhnya sederhana, badannya berisi seimbang, perut dan dadanya sama rata. Dadanya lebar, kedua-dua bahunya bidang dan tulang sendinya besar. bahagian badannya yang tidak ditumbuhi rambut kelihatan bersih bercahaya.
Dari pangkal leher sampai pusat, bulu yang tebal tumbuh seperti garisan. Kedua-dua puting susu dan perutnya bersih. Kedua-dua bahu dan dada bahagian atas berbulu halus.
Kedua-dua ruas tulang tangannya panjang, telapak kakinya lebar. Kedua-dua telapak tangan dan kakinya terasa tebal, jari-jarinya panjang, lekukan telapak kakinya (bahagian tengah) tidak menyentuh tanah. Kedua-dua kakinya halus sehingga air tidak melekat di kulit kakinya.
Apabila Rasulullah berjalan, kakinya diangkat dengan kesungguhan. Baginda melangkah dengan mantap dan berjalan dengan tenang dan tawadhu`. Jika Baginda berjalan, pergerakannya cepat seolah-olah Baginda sedang turun dari tempat yang tinggi. Apabila dipanggil, Baginda akan memalingkan kedua-dua bahunya serentak.
Pandangan matanya terarah ke bawah. Baginda menundukkan kepala menatap ke arah bumi lebih lama daripada memandang ke langit.
Apabila ada sahabat berjalan, Rasulullah akan berjalan di belakangnya. Apabila bertemu dengan orang lain, Baginda yang akan terlebih dahulu memberi salam.”

(HR at-Tirmidzi)

Doa for every muslim & muslimah


Sunnah just after getting Married

Placing your hands on your wife’s head and praying for her ♥

... The husband should, at the time of consummating the marriage with his wife or before that, place his hand on the front part of her head, mention the name of Allaah Most High, and pray for Allaah’s blessings. As in the statement of the Prophet Muhammad PBUH:

«When any of you marries a woman he should hold her forelock, mention Allaah Most High, and pray for His blessings saying:

“O Allaah, I ask You for the good in her and the good with which You have created her, and I seek refuge in You from the evil in her and the evil with which You have created her.»

(Allaahumma innee as.aluka min khayrihaa wa khayri maa jabaltahaa’alayhi wa aa’oodhubika min sharrihaa wa sharri maa jabaltahaa’alayhi)

[Narrate by: Abu Daawood and others. al-Bukhaaree in"Af'aalul-'Ibaa d", Abu Daawood, Ibn Maajah, al-Haakim, al-Bayhaqee and Abu Ya'laa with hasan isnaad]

Friday, 19 October 2012

Sentiasa ingat, diperingat, ingat & mengingati

Inilah 'Aliy bin Abi Tholib rodhiyallohu 'anhu, Sahabat yang banyak menangis dan sangat takut kepada Alloh. Ia sangat takut terhadap dua perkara;

- Panjang angan-angan.
- Mengikuti hawa nafsu.

Beliau menjelaskan, "Panjang angan-angan akan melalaikan akherat, sedangkan mengikuti hawa nafsu akan mencegah dari kebenaran. Ingatlah, dunia telah berbalik pergi dan akherat sedang datang menghadap. Masing-masing dari keduanya memiliki anak (pengikut). Maka jadilah anak (pengikut) akherat, jangan menjadi anak-anak (pengikut-pengikut) dunia. Sesungguhnya hari ini adalah amal tanpa hisab dan besok adalah hisab tanpa amal."
{HR. Ahmad dalam Az-Zuhd, II/48. Dan Abu Nu'aim dalam Al-Hilyah, I/76}

[Ad-Daa' wa Ad-Dawaa', Al-Imam Ibnul Qoyyim rohimahulloh.]

Thursday, 18 October 2012

Thoughts that never thought of before but agreed with totally


from here

What are women looking for?

So what are women looking for in a marriage?

Women get married to find a special best friend. They want someone who will share their secrets, laugh and joke with them, love them, cherish them, adore them, be romantic with them, and make them feel beautiful and sexy. They want someone who will be attracted to them emotionally through their personality, and attracted to them physically through their bodies.

A woman wants a partner who will strive together with her through this life; laughing and rejoicing through the good times, and sticking by each other and supporting each other through the bad times. She wants a man strong in his deen who can stand up and take the responsibility of the household, and help raise the children in accordance with Islam.





Wednesday, 17 October 2012

Role Model

The Best Role Model, fullstop. or as they say in american "period" , both means (.)

" Jadilah pendakwah, bukan penghukum.
 Berusahalah membetulkan orang, bukan menyalahkan orang." 



Important Consideration


“Sometimes it seems as if everything is going
wrong and we are in an awful situation. However,
there is no such thing in the life of a Mu’min,
what you see as a terrible situation is actually a
blessing in disguise. So instead of complaining
about it, be grateful to your Rabb that He has
chosen to elevate you through tests and trials, for
the most beloved man on the face of this earth
was His Nabi and he faced the most pain and
trials, should we then not be grateful if we are
faced with adversity?”

M.I

This is what I believe


Optimism


Tuesday, 16 October 2012

Prepararation is essential


Lemah Iman


Diantara sebab-sebab futur (Lemahnya Iman):

1. Hilangnya keikhlasan
2. Lemah dalam menuntut ilmu syar'i
3. Ketergantungan hati kepada dunia dan melupakan akhirat
4. Fitnah(cobaan) berupa istri, anak dan harta
5. Hidup di tengah masyarakat yang rusak.
6. Berteman dengan orang-orang yang memiliki keinginan yang lemah dan cita-cita duniawi
7. Melakukan dosa dan maksiat serta memakan barang-barang yang haram
8. Tidak mempunyai tujuan yang jelas (baik dalam menuntut ilmu maupun berdakwah)
9. Lemahnya iman
10. Menyendiri (tidak mau bergaul dengan komunitas yang baik)
11. Lemahnya pendidikan

Futur adalah penyakit yang sangat ganas, namun tidaklah Allah menurunkan penyakit melainkan Dia pun menurunkan obatnya. Akan mengetahui orang-orang yang mau mengetahuinya, dan tidak akan mengetahui orang-orang yang enggan mengetahuinya.

Diantara obat penyakit futur adalah:

1. Memperbaharui keimanan. Yaitu dengan mentauhidkan Allah dan memohon kepada-Nya agar ditambah keimanan, serta memperbanyak ibadah, menjaga shalat wajib yang lima waktu dengan berjamaah di masjid, mengerjakan shalat-shalat sunnah rawatib, melakukan shalat tahajjud dan witir. Begitu juga dengan bersedekah, silaturahmi, berbakti kepada kedua orang tua, dan lain-lain dari amal-amal ketaatan.
2. Merasa selalu diawasi Allah ta'ala dan banyak berdzikir kepada-Nya
3. Ikhlas dan bertakwa
4. Mensucikan hati (dari kotoran syirik, bid'ah dan kemaksiatan)
5. Menuntut ilmu, tekun menghadiri pelajaran, majelis taklim, muhadharah ilmiyyah dan dauroh-dauoroh syar'iyyah.
6. Mengatur waktu dan mengintrospeksi diri
7. Mencari teman yang baik (shalih)
8. Memperbanyak mengingat kematian dan takut terhadap su'ul khatimah (akhir kehidupan yang jelek)
9. Sabar dan belajar untuk sabar
10. Berdoa dan memohon pertolongan Allah

Sumber:
Menuntut Ilmu, Jalan Menuju Sorga ( Yazid bin Abdul Qadir Jawas )?

Monday, 15 October 2012